Cerpen Terbaik Kelas 8 Karya: A. Musthafa Ibrahim Kriiit!! suara deritan roda mobil tepak bak terbuka mengerem. Di atasnya, ada tiga santri berpegangan kuat ke bibir bak. Mobil berhenti tepat di depan sebuah gapura masuk desa. Sudah pukul 21.00 WIB. Keadaan sekitar lumayan gelap. Baim, Ican dan Zaki, tiga santri PP. MMI itu akhirnya sampai di suatu desa di tengah hutan, setelah beberapa hari lalu mereka diutus Kyai mereka, K. Muhammad Ihsanuddin, S.Si, M.Pd untuk pergi ke desa teman beliau yang seorang kyai juga. Mereka bertiga disuruh ngadam kepada kyai tersebut selama beberapa hari. “Suwun, Ka. Sudah mengantar kami sampai sini” ucap Ican sembari memegangi jendela mobil. Kang Deska, supir ndalem, yang ada di dalam mengacungkan jempolnya. “Ya wis. Aku tak balik dulu ya” jawab kang Deska sembari menjalankan mobil tepaknya, yang kemudian sekali belok di tikungan sudah tidak nampak lagi dari pandangan mereka. “Ayo masuk” ajak Ican pada kedua temannya, sambil mendahului ja...
LIPUTAN PEMILIHAN KETUA OSIS SMP PLUS MAULANA MALIK IBRAHIM BOJONEGORO MASA BAKTI 2026 Bojonegoro, 1 Desember 2025 – Suasana demokrasi dan partisipasi aktif mewarnai pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Plus Maulana Malik Ibrahim Bojonegoro untuk masa jabatan 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Mushola PP Adnan Al Charish pada hari Senin, 1 Desember 2025, dan diikuti secara serentak oleh seluruh siswa dan guru. Tiga pasangan calon (paslon) sebelumnya telah berkampanye dan memaparkan visi-misi mereka. Ketiga paslon tersebut adalah: 1. M. Alfin Zidna A. (Calon Ketua) dan Rehan Shofil Fu'ad (Calon Wakil Ketua) 2. Syahrani Taufiq (Rani) (Calon Ketua) dan Alifa Shofa Q. (Calon Wakil Ketua) 3. Shofiatut Thoharoh (Shofi) (Calon Ketua) dan Viola Dwi Azzahra (Calon Wakil K...
Karya: Naqiba Adini Azzahra Sang surya mulai menampakkan wujudnya. Semangat seorang gadis yang sedang mengayuh sepedanya untuk pergi sekolah dengan perlahan, akhirnya Gedung yang tak begitu besar Nampak di depannya. Ia memarkiran sepedanya di parkiran sekolah lalu nerjalan melewati lapangan parker dan tamans ekolah yang cukup luas. “Semoga saja Pak Gun hari ini dating” gumamnya pelan. Tak sengaja seseorang menabrak pundaknya dengan keras. Dengan tak berdosa orang itu langsung berlari tanpa meminta maaf. “Ih … Aldi!” sentak Rara sembari memegang pundaknya. “Eh maaf … sengaja!” ucap Aldi sambil nyengir dan Kembali berlari menjauh. Namun hanya beberapa Langkah, tak sengaja dia menabrak sesuatu yang membuatnya terjatuh terjelungup ke tanah. “Wkwk … rasain! Kuwalat!” ejek Rara. “Awas kamu Ra!” “Apa awas? Ndak ada kendaraan juga!” Rara berlalu “Wlee!” lanjuta ejeknya sambil menjulurkan lidahnya lalu berjalan masuk ke gedungs ekolah dengan berlari kecil. Memang dari awal Rar...
Komentar
Posting Komentar